Daya Annisa

Keberdayaan untuk Ketangguhan

Profil

Selamat datang di Daya Annisa

Daya Annisa adalah lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan masyarakat untuk pengembangan ekonomi lokal berkelanjutan. Sharing informasi Daya Annisa diharapkan dapat  berguna sebagai lesson learn bagi parapihak, sekaligus memberikan gambaran kegiatan yang dilakukan Daya Annisa dalam upaya pengembangan masyarakat dalam membangun Keberdayaan dalam Ketangguhan. 

Hingga sekarang anggota Daya Annisa terdiri dari kelompok usaha mikro yang berjumlah kurang lebih 456 (empat ratus lima puluh enam) orang dengan beragam jenis usaha

Daya Annisa menggunakan Pendekatan Orang Dewasa/POD (Andragogy) dan Strategi Partisipatif atau PRA (Participatory Rural Appraisal) dalam mendampingi masyarakat mewujudkan ketangguhan dan keberdayaan

Kartu 1

Pengembangan Usaha Mikro melalui Micro Finance

Usaha mikro memiliki lebih banyak tantangan pengembangan, baik dari segi manajemen, produksi, pemasaran maupun permodalan. Pengembangan usaha mikro tidak terlepas dari mindset pelaku usaha dalam mengelola usahanya. Perubahan mindset ini bukan merupakan proses yang mudah, dibutuhkan proses edukasi yang bertahap atau proses pemberdayaan untuk membangun kesadaran para pelaku usaha ini.

Pengembangan usaha mikro yang dilakukan Daya Annisa menggunakan Mikro Finance (MF) sebagai titik masuk proses pemberdayaan. Anggota dampingan Daya Annisa dapat memperoleh kemudahan untuk mengakses modal usaha, sekaligus mendapatkan ilmu pengetahuan yang berguna untuk mengembangkan pola pikir dan meningkatkan kualitas dirinya. Proses pendampingan ini disebut dengan  Temu Ngangsu Kawruh  atau Temu Suruh (TS)

 

Kartu 2

Capacity Building melalui Pelatihan

Ilmu adalah proses dinamis. Tidak akan habis berkurang meski ditularkan, akan semakin kuat jika diterapkan.

Seiring dengan perkembangan, setiap individu seharusnya meningkatkan kualitas dirinya dalam berbagai hal untuk menambah, melengkapi maupun menguatkan ilmu yang sudah dimilikinya. 

Daya Annisa memberikan beragam pelatihan bagi perempuan, masyarakat maupun komunitas yang ingin meningkatkan kapasitas dirinya. Beberapa paket pelatihan tersebut diantaranya:

  1. Kewirausahaan
  2. Manajemen Keuangan
  3. Manajemen Siklus Proyek
  4. Rantai Nilai Bisnis
  5. Ketrampilan Makanan Olahan
  6. Metodologi PRA
  7. Metodhologi SLA
  8. Dasar Keuangan Mikro
  9. Bisnis Model Canvas
  10. Ketangguhan Bencana dan Kajian Risiko

Info lebih lanjut tentang pelatihan dapat melalui kontak tersedia (Telepon, WA, Email, IG)

 

Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis Desa dan Kawasan

Bencana menimpulkan kematian, kerusakan dan kerugian aset kehidupan manusia. Pengurangan Resiko Bencana (PRB) berbasis Desa dan Kawasan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko dari bencana yang ditimbulkan.

Kegiatan PRB menggunakan pendekatan PRA (Participatory Rural Apraisal) diawali dengan pemetaan wilayah untuk melihat potensi, tantangan, permasalahan sekaligus ancaman bencana yang mungkin terjadi di wilayah tersebut. Pemetaan dilanjutkan dengan penilaian ancaman bencana, pengenalan karakter masing-masing ancaman, pemeringkatan ancaman tertinggi dan upaya PRB yang dilakukan jika terjadi bencana.

Upaya PRB yang dilakukan tidak lepas dari penguatan sumber penghidupan berkelanjutan yang ada untuk membangun ketangguhan masyarakat,dari segi manusia (SDM), Alam (SDA), Ekonomi/ Finansial, Fisik/ Infrastruktur dan Sosial

Pengembangan Kewirausahaan

Warta