Sabtu, 15 Des 2018
You are here: Beranda | Berita

Agenda Terbaru

No events

Artikel Terbaru

Resep: BAKPIA PATHOK

Resep: BAKPIA PATHOK

Cara membuat Bakpia Pathok   Bahan: 100 g tepung terigu 1/4 sdt garam 25 ml air 25 ml minyak sayur Bahan isi: 125 g kacang hijau kupas, rendam selama 3 jam, kukus hingga lunak 1/2 sdt vanili bubuk 100 g gula halus 1/4 sdt garam Cara membuat: Isi: Haluskan kacang hijau kupas selagi hangat. Tambahkan vanili bubuk, gula ... Read more
Jumat, 27 Maret 2015 15:40

Fermentasi Untuk Pakan Ternak

  ... Read more
Jumat, 27 Maret 2015 11:03
Pupuk Organik Kascing

Pupuk Organik Kascing

Pupuk Organik Kascing     Pupuk organik kascing adalah pupuk organik yang dihasilkan  dari campuran limbah ternak dan sisa tanaman dengan bantuan cacing. Kascing merupakan pupuk kandang plus karena mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap dengan pH basa, kemampuan menahan air tinggi sehingga sangat cocok digunakan di lahan kering. Pupuk kascing mengandung auksin yang berguna meran... Read more
Kamis, 26 Maret 2015 15:34
Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKH-P)

Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKH-P)

PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP PEREMPUAN   Pada 2011, penduduk Indonesia berusia 15-59 tahun yang masih tuna aksara berjumlah 6.730.682 orang, yang terdiri atas 2.265.399 orang laki-laki dan 4.465.282 orang perempuan. Berdasarkan persebarannya, sebanyak 5.419.709 orang atau 80,52 persen berada di 13 provinsi. Secara khusus, terdapat 6 (enam) provinsi dengan jumlah absolut tuna aksara lebih dari 200... Read more
Kamis, 19 Maret 2015 13:46

Pendidikan Perempuan untuk Pembangunan Berkelanjutan (EFSD)

Strategi yang digunakan adalah pendekatan Sustainable Livelihood (SL) adalah program yang tengah dikembangkan untuk mengatasi kemiskinan di tingat global. Awalnya SLA dipopulerkan oleh Robert Chambers dan Gordon Conway dari IDS-UK kini menjadi program pembangunan yang berkelanjutan. Adapun yang dimaksud dengan SLA itu sendiri adalah kegiatan yang dibutuhkan oleh setiap orang/masyarakat untuk... Read more
Selasa, 03 Januari 2012 08:56
FGD Peran Perempuan dalam PRB

FGD Peran Perempuan dalam PRB

Sarasehan/Focus Group Discussion (FGD) tentang Peran Perempuan dalam Pengurangan Resiko Bencana (PRB) ini dilakukan untuk membangun kepekaan gender serta mengundang partisipasi perempuan dalam implementasi Pengurangan Resiko Bencana dalam Penghidupan Berkelanjutan (PRB-PB). Sarasehan ini bertujuan memberikan pengetahuan, informasi dan pembelajaran dalam rangka membangun kepekaan gender dan peran... Read more
Senin, 02 Januari 2012 22:06
Pemberdayaan Perempuan Melalui Keaksaraan Fungsional Berbasis Kecakapan Hidup

Pemberdayaan Perempuan Melalui Keaksaraan Fungsional Berbasis Kecakapan Hidup

Peningkatan kualitas hidup, peran perempuan, kesejahteraan dan perlindungan anak merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas. Perempuan sebagai sumberdaya manusia masih membutuhkan  upaya-upaya pemberdayaan. Lantas, ada apa dan kenapa dengan perempuan? ... Read more
Sabtu, 15 Mei 2010 17:01
PASAR UKM ONLINE

PASAR UKM ONLINE

SOFT OPENING......   Kemudahan untuk mengakses informasi usaha, melaksanakan promosi dan pameran, pengembangan jaringan kemitraaan dan perlindungan dari persaingan yang tidak sehat menjadi hal penting bagi kelompok usaha mikro Daya Annisa.  Oleh karena itu dilakukan kerjasama dan berjejaring untuk memfasilitasi pengembangan pasar bagi anggota maupun non anggota.  Pasar UKM Online Daya Annisa men... Read more
Sabtu, 08 Mei 2010 16:43
Program Pengurangan Risiko Bencana PDF Cetak Surel
Ditulis oleh bagus   
Kamis, 24 Juni 2010 14:50

"Program ini dilaksanakan dengan harapan dapat mengurangi tingkat risiko bencana meliputi aspek kerentanan, ancaman dan kapasitas khususnya pada masyarakat di lokasi rawan bencana yaitu di Desa Muntuk dan Desa Jatimulyo"

Dalam rangka memfasilitasi proses partisipatif penguatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana di sektor penghidupan, Daya Annisa dengan berbagai stakeholder baik dari Pemerintah Daerah Bantul melalui Bappeda Bantul, beberapa SKPD terkait dan Perangkat Desa serta dengan SC-DRR UNDP bermaksud melakukan rangkaian program pengurangan risiko bencana ke dalam penghidupan berkelanjutan (PPRB-PB).


Program ini dilaksanakan dengan harapan dapat mengurangi tingkat risiko bencana meliputi aspek kerentanan, ancaman dan kapasitas khususnya pada masyarakat di lokasi rawan bencana yaitu di Desa Muntuk dan Desa Jatimulyo. Dalam hal ini Daya Annisa lebih berperan menjadi pendamping (fasilitator) yang memberikan fasilitasi kepada masyarakat sehingga seluruh rencana kerja dan keluaran (output) yang diharapkan dapat terselenggara dan tercapai dengan baik.

 

 

altPelaksanaan program PPRB-PB ini secara menyeluruh baik sasaran, metode dan proses akan banyak melibatkan partisipasi dari masyarakat di Desa Muntuk dan Desa Jatimulyo termasuk pemangku kepentingan di kedua wilayah tersebut yaitu perangkat Desa, tokoh masyarakat yang terlibat dalam kelembagaan desa, pelaku usaha dan kelompok marginal. Dengan kata lain, program ini secara teknis memberikan kesempatan untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan lokal sehingga akan mendorong dan menumbuhkan insiatif baru dalam pengarusutamaan pengurangan risiko bencana ke dalam penghidupan berkelanjutan. Harapannya keterlibatan aktif dari seluruh pihak pada program PPRB-PB ini dapat memberikan kontribusi menyeluruh bagi masyarakat dalam hal pengurangan risiko bencana yang terintegrasi dengan penghidupan masyarakat berdasarkan pembelajaran yang didapat dari proram ini.

Program PPRB-PB ini memiliki 2 (dua) tujuan meliputi tujuan jangka panjang dan jangka pendek yaitu :

Tujuan Jangka Panjang yaitu tercapainya Pengembangan Ekonomi Lokal berkelanjutan di Desa Muntuk dan Desa Jatimulyo dengan membangun tingkat kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap pengurangan risiko bencana (PRB).

Tujuan Jangka Pendek yaitu: Terwujudnya integrasi pengurangan risiko bencana dalam penghidupan berkelanjutan di Desa Muntuk dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul dan Menguatnya kapasitas masyarakat dan terlindunginya aset-aset masyarakat serta pelaku usaha dalam menghadapi ancaman risiko bencana.

 

Program PPRB-PB ini memiliki hasil yang diharapkan / output program meliputi :

  1. Dokumen kajian awal kondisi livelihood yang telah memasukkan unsur analisis risiko yaitu ancaman, kerentanan dan kapasitas di 2 (dua) Desa Muntuk dan Jatimulyo.
  2. Dokumentasi perangkat kajian dan pembelajaran program pengintegrasian pengurangan risiko bencana ke dalam program ekonomi berkelanjutan.
  3. Terbentuknya Forum Pengembangan Ekonomi Desa (Forum PED) yang mengintegrasikan pengurangan resiko bencana dalam penghidupan berkelanjutan dengan beranggotakan multistakeholder.
  4. Dokumen rencana strategis (Renstra) pengembangan ekonomi yang terintegrasi dengan konsep PRB.
  5. Tersusun dan terselenggaranya program peningkatan ekonomi yang terintegrasi dengan pengurangan risiko bencana yang berkelanjutan dan berbasis pada sumber daya lokal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dituangkan dalam Action Plan sebagai rencana tindak lanjut program yang dilaksanakan oleh masyarakat.
  6. Dokumen pembelajaran dalam pelaksanaan pengintegrasian pengurangan risiko bencana ke dalam penghidupan berkelanjutan.
  7. Laporan pelaksanaan kegiatan program pengintegrasian pengurangan risiko bencana ke dalam penghidupan berkelanjutan.
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 17 Maret 2015 12:37
 
Rumah Susun: Mengatasi Pemukiman Kumuh PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Ambar Sri Wahyuni   
Rabu, 23 Juni 2010 00:00

Rumah merupakan kebutuhan dasar utama yang harus dipenuhi oleh insan manusia. Fungsi rumah selain sebagai tempat berteduh, berkumpul dengan keluarga, juga berfungsi untuk keamanan diri. Rumah tidak hanya dapat dilihat sebagai sarana kebutuhan hidup tetapi lebih jauh adalah proses bermukim manusia dalam rangka menciptakan suatu tatanan hidup bermasyarakat dan dirinya dalam menampakkan jati diri.

Pemenuhan kebutuhan rumah yang layak huni dan sesuai dengan kesehatan bagi penghuninya sangat mendesak untuk secepatnya diwujudkan. Negara dalam hal ini pemerintah mempunyai kewajiban untuk mewujudkan kebutuhan dasar khususnya perumahan yang layak huni bagi warga masyarakat. Saat ini banyak rumah kumuh yang tidak layak huni dan tidak memenuhi kesehatan bagi penghuninya. Salah satu contohnya berada di kawasan Desa Panggungharjo Bantul Yogyakarta.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 17 Maret 2015 12:40
Selengkapnya...
 
« MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir »