Senin, 19 Nov 2018
You are here: Beranda | Artikel | Umum | Pupuk Organik Kascing

Agenda Terbaru

No events

Berita Terbaru

Peningkatan Kapasitas Anggota Daya Annisa

Peningkatan Kapasitas Anggota Daya Annisa Tentang Higienitas Produk Makanan Olahan, PIRT dan Pentingnya Badan Hukum Untuk Usaha Kelompok Sabtu, 5 Mei 2018 Daya Annisa mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi para anggota dampingan. Pertemuan dihadiri oleh perwakilan kelompok dampingan Daya Annisa di Bantul dan Kulonprogo. Dengan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupatan Bantul. Banyaknya anggota d... Read more
Senin, 07 Mei 2018 14:59

Pendampingan Pembuatan IUMK

Pendampingan Pembuatan IUMK ... Read more
Jumat, 29 Januari 2016 12:29
KEBON SINANGLING, Taman Baca Masyarakat di Desa Wisata Kebonagung, Imogiri

KEBON SINANGLING, Taman Baca Masyarakat di Desa Wisata Kebonagung, Imogiri

Desa Wisata Kebonagung di Kecamatan Imogiri, Kab Bantul yang merupakan desa wisata berbasis pertanian dan budaya lokal kini memiliki sebuah taman baca bernama KEBON SINANGLING.  KeberadaanTaman Baca Masyarakat tersebut adalah sebagai wahana berbagai sumber informasi untuk meningkatkan keaksaraan masyarakat.  Terlebih lagi bagi anak-anak dan remaja di sekitarnya untuk menambah pengetahuan dengan gemar membaca. ... Read more
Selasa, 10 Maret 2015 15:52
Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender

Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender

Salah satu upaya untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan, khususnya di keluarga sebagai satuan terkecil dalam masyarakat, Daya Annisa turut menyelenggarakan Program Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender (PKBG). ... Read more
Selasa, 10 Maret 2015 13:48
DAYA ANNISA Mendukung PEREMPUAN BERGERAK TOLAK KORUPSI

DAYA ANNISA Mendukung PEREMPUAN BERGERAK TOLAK KORUPSI

Rilis Konferensi Pers PIA Jogja Peringatan International Women's Day (IWD) 8 Maret 2015 PEREMPUAN BERGERAK TOLAK KORUPSI   Korupsi telah membawa dampak sistemik terhadap perempuan dan anak.  Data Global Corruption Barometer, Transparency International (TI), menunjukkan bahwa perempuan merasakan dampak korupsi lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.  Data profil kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) secara nasional... Read more
Selasa, 10 Maret 2015 11:29
Pendidikan Karakter Perempuan Berbasis Kecakapan Personal, Sosial dan Vokasional

Pendidikan Karakter Perempuan Berbasis Kecakapan Personal, Sosial dan Vokasional

Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKH-P) bertujuan untuk mewujudkan pendidikan karakter agar perempuan memiliki keberdayaan untuk kemandirian melalui kemampuan berusaha.  Pendidkan karakter tersebut dalam hal: kecakapan personal untuk membangun citra diri yang positif bagi perempuan, kecakapan sosial dan kecakapan vokasional. ... Read more
Senin, 09 Maret 2015 13:23

Pelatihan Perempuan UKM di Wonosobo

Daya Annisa memberikan pelatihan tentang Manajemen Keuangan bagi kelompok UMK yang dilakukan para perempuan di Wonosobo, 11 Juni 2014. Kegiatan ini merupakan kerjasama LPTP Solo dan salah satu CSR Perusahaan Multinasional. Merupakan pelatihan dasar untuk menanganalisa BEP dalam manajemen produksi, pendapatan dan biaya. Disamping itu diberikan tentang administrasi keuangan usaha dan pemisahan dengan keuangan rumahtangga, termasuk bagaimana... Read more
Kamis, 07 Agustus 2014 14:11
Meningkatkan Peran Perempuan dalam Desa Wisata, Daya Annisa Adakan Pelatihan Batik

Meningkatkan Peran Perempuan dalam Desa Wisata, Daya Annisa Adakan Pelatihan Batik

Imogiri, selama ini peran dan keterlibatan perempuan dalam mengelola desa wisata masih relatif rendah, sehingga perlu diadakan kegiatan yang melibatkan mereka dalam meningkatkan mutu desa wisata di lingkungan mereka. Untuk itulah Daya Annisa kegiatan pelatihan membatik untuk kelompok perempuan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Progran PKH Perempuan Sadar wisata. ... Read more
Senin, 03 September 2012 20:28
Famtrip dan Pengukuhan Perempuan POKDARWIS Desa Wisata Kebonagung

Famtrip dan Pengukuhan Perempuan POKDARWIS Desa Wisata Kebonagung

Kebonagung, (7/7/2012), Harus kita sadari, bahwa peran perempuan dalam pengelolaan kawasan desa wisata sangatlah penting. Namun sayang, selama ini peran perempuan dalam kegiatan pengelolaan desa wisata belumlah optimal. Hingga sekarang, perempuan hanya berperan menjadi “bagian belakang” yang tidak memiliki peran strategis. Padahal produk yang mereka hasilkan menjadi salah satu andalan dalam produk wisata, seperti kuliner dan  seni kerajinan. D... Read more
Selasa, 24 Juli 2012 13:10
26
Mar
Pupuk Organik Kascing PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Tati   

Pupuk Organik Kascing

 

 

Pupuk organik kascing adalah pupuk organik yang dihasilkan  dari campuran limbah ternak dan sisa tanaman dengan bantuan cacing.

Kascing merupakan pupuk kandang plus karena mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap dengan pH basa, kemampuan menahan air tinggi sehingga sangat cocok digunakan di lahan kering.

Pupuk kascing mengandung auksin yang berguna merangsang pertumbuhan akar.

Pupuk Kascing sudah dikenal dan digunakan di seluruh dunia dengan hasil yang luar biasa untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Bahkan beberapa orang menyebutnya sebagai pupuk organik terbaik. Banyak aplikasi baru yang sudah diriset oleh universitas di Amerika dan sudah melalui pengujian di lapangan. Apapun jenis tanah atau tanaman akan diuntungkan oleh penggunaan Pupuk Kascing.

1. Peningkatan pertumbuhan:
Pengujian yang ekstensif sudah dilakukan oleh Ohio State University, Cornell University, UC Davis di Amerika, dan Australia SIRO untuk membuktikan hasil dari penggunaan Pupuk Kascing. Pengujian -pengujian tersebut menunjukan peningkatan ukuran bunga, jumlah bunga, kualitas, dan warna. Pengujian pada buah dan sayuran menunjukkan peningkatan dari 15%-57% termasuk peningkatan pada rasa dan bentuk/penampilan.

2.100% Organik:
Komunitas agro sudah menunjukan dukungan terhadap gerakan untuk menuju pertanian non-kimia. Pupuk Kascing sudah dikenal sejak riset Charles Darwin sebagai cara terbaik untuk penyuburan tanah dan tanaman yang sehat.

3.Tidak Beracun: Semua bahaya yang ditakutkan pada penggunaan pertanian kimia tidak ada pada Pupuk Kascing, karena memang tidak mengandung racun sama sekali.

4.Tidak panas: karena Pupuk Kascing adalah 100% organik maka tidak mengandung garam yang ditemukan di pupuk sintetik, yang berarti menghilangkan kemungkinan merusak tanaman.

5. Bebas bau: Pupuk Kascing adalah satu-satunya kotoran hewan yang tidak berbau. Pupuk Kascing berbau seperti tanah sehat yang subur.

6.Penghilang bau: Pengujian menunjukan bahwa Pupuk Kascing sangat efektif dan cepat dalam menghilangkan bau. Campurkan 20% Pupuk Kascing dengan kotoran sapi, kuda, maupun ayam yang sudah dikomposkan, maka semua bau akan hilang dalam delapan jam.

7. Penghilang jamur pada tanaman/buah: Riset dan pengujian yang dilakukan empat universitas besar di Amerika sudah menunjukkan bahwa biologi makanan tanah yang terkandung dalam Pupuk Kascing akan dengan cepat mengontrol problem jamur. Dalam beberapa minggu, pada tanaman yang mempunyai masalah dengan jamur akan menunjukkan perbaikan yang permanen. Semua jamur tanah dengan cepat akan terkontrol. Nitrogen yang dilepaskan pada waktu proses ini juga akan membantu dalam pertumbuhan tanaman.

8. Bio-pestisida: Pengujian juga menunjukkan bahwa mikro-organisme yang dikandung dalam Pupuk Kascing men-stimulasi organisme pada tanaman yang bekerja sebagai pencegah berbagai jenis serangga dengan meningkatkan enzim chitinase. Juga sebagai pencegahan terhadap semut.

 

 

Proses pembuatan  pupuk  kascing


Tempat yang perlu disiapkan meliputi :

  1. Kandang ternak, luas disesuaikan
  2. Tempat penampungan kotoran segar dengan luas 3x3 m (dapat menampung sekitar 3 ton kotoran ternak segar)
  3. Tempat memproses kotoran menjadi kascing (bak tempat beternak cacing).  Dibuat dari batako atau bata dengan lantai tanah ukuran 3x3 m, tinggi sekitar 0,5 m sesuai dengan kebutuhan.
  4. Untuk menghindari semut sebaiknya dikelilingi dengan saluran air.

Cara pembuatan

Sebagai media digunakan kotoran ternak, seperti kotoran sapi yang sudah dinginkan minimal selama satu minggu.

Tahap I

 

  1. Kotoran sapi dimasukkan dalam bak pembuatan kascing. Kotoran sapi dicampur dengan limbah pertanian yang sudah dilayukan dengan perbandingan 80% kotoran sapi dan 20% limbah tanaman.
  2. Cacing dimasukkan dalam bak kotoran sapi dan limbah tanaman pada beberapa tempat (ditengah dan disisi lain).
  3. Kelembaban media selalu dijaga cukup lembab dan becek (15-30%).  Media yang kering menyebabkan cacing menjadi kurus dan media yang terlalu basah (becek) menyebakan cacing berwarna pucat.

 

Tahap   II

Pengadukan setiap 10 hari, kemudian di pindahkan ke bak berikutnya agar bak pertama dapat memproses kascing yang baru.

Setelah kurang lebih 1 bulan, pupuk kascing sudah dipanen atau digunakan.

 

Hasil penelitian melapokan. bahwa aplikasi pada tanaman sayuran dapat meningkatkan hasil lebih tinggi 25% dari yang memakai pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam. Produksi kascing rata-rata 60% dari bahan asal.

 

Sumber:

epetani.pertanian.go.id/budidaya/teknologi-pupuk-organik-kascing-1912

khasiatcacing.blogspot.com/2011/03/pupuk-kascing-pupuk-organik-terbaik.html



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 30 Maret 2015 09:51