Sabtu, 20 Okt 2018
You are here: Beranda | Artikel | Umum | Kajian PRB-PB sebagai titik masuk Program PRB-PB Berbasis Masyarakat

Agenda Terbaru

No events

Berita Terbaru

Peningkatan Kapasitas Anggota Daya Annisa

Peningkatan Kapasitas Anggota Daya Annisa Tentang Higienitas Produk Makanan Olahan, PIRT dan Pentingnya Badan Hukum Untuk Usaha Kelompok Sabtu, 5 Mei 2018 Daya Annisa mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi para anggota dampingan. Pertemuan dihadiri oleh perwakilan kelompok dampingan Daya Annisa di Bantul dan Kulonprogo. Dengan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupatan Bantul. Banyaknya anggota d... Read more
Senin, 07 Mei 2018 14:59

Pendampingan Pembuatan IUMK

Pendampingan Pembuatan IUMK ... Read more
Jumat, 29 Januari 2016 12:29
KEBON SINANGLING, Taman Baca Masyarakat di Desa Wisata Kebonagung, Imogiri

KEBON SINANGLING, Taman Baca Masyarakat di Desa Wisata Kebonagung, Imogiri

Desa Wisata Kebonagung di Kecamatan Imogiri, Kab Bantul yang merupakan desa wisata berbasis pertanian dan budaya lokal kini memiliki sebuah taman baca bernama KEBON SINANGLING.  KeberadaanTaman Baca Masyarakat tersebut adalah sebagai wahana berbagai sumber informasi untuk meningkatkan keaksaraan masyarakat.  Terlebih lagi bagi anak-anak dan remaja di sekitarnya untuk menambah pengetahuan dengan gemar membaca. ... Read more
Selasa, 10 Maret 2015 15:52
Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender

Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender

Salah satu upaya untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan, khususnya di keluarga sebagai satuan terkecil dalam masyarakat, Daya Annisa turut menyelenggarakan Program Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender (PKBG). ... Read more
Selasa, 10 Maret 2015 13:48
DAYA ANNISA Mendukung PEREMPUAN BERGERAK TOLAK KORUPSI

DAYA ANNISA Mendukung PEREMPUAN BERGERAK TOLAK KORUPSI

Rilis Konferensi Pers PIA Jogja Peringatan International Women's Day (IWD) 8 Maret 2015 PEREMPUAN BERGERAK TOLAK KORUPSI   Korupsi telah membawa dampak sistemik terhadap perempuan dan anak.  Data Global Corruption Barometer, Transparency International (TI), menunjukkan bahwa perempuan merasakan dampak korupsi lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.  Data profil kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) secara nasional... Read more
Selasa, 10 Maret 2015 11:29
Pendidikan Karakter Perempuan Berbasis Kecakapan Personal, Sosial dan Vokasional

Pendidikan Karakter Perempuan Berbasis Kecakapan Personal, Sosial dan Vokasional

Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKH-P) bertujuan untuk mewujudkan pendidikan karakter agar perempuan memiliki keberdayaan untuk kemandirian melalui kemampuan berusaha.  Pendidkan karakter tersebut dalam hal: kecakapan personal untuk membangun citra diri yang positif bagi perempuan, kecakapan sosial dan kecakapan vokasional. ... Read more
Senin, 09 Maret 2015 13:23

Pelatihan Perempuan UKM di Wonosobo

Daya Annisa memberikan pelatihan tentang Manajemen Keuangan bagi kelompok UMK yang dilakukan para perempuan di Wonosobo, 11 Juni 2014. Kegiatan ini merupakan kerjasama LPTP Solo dan salah satu CSR Perusahaan Multinasional. Merupakan pelatihan dasar untuk menanganalisa BEP dalam manajemen produksi, pendapatan dan biaya. Disamping itu diberikan tentang administrasi keuangan usaha dan pemisahan dengan keuangan rumahtangga, termasuk bagaimana... Read more
Kamis, 07 Agustus 2014 14:11
Meningkatkan Peran Perempuan dalam Desa Wisata, Daya Annisa Adakan Pelatihan Batik

Meningkatkan Peran Perempuan dalam Desa Wisata, Daya Annisa Adakan Pelatihan Batik

Imogiri, selama ini peran dan keterlibatan perempuan dalam mengelola desa wisata masih relatif rendah, sehingga perlu diadakan kegiatan yang melibatkan mereka dalam meningkatkan mutu desa wisata di lingkungan mereka. Untuk itulah Daya Annisa kegiatan pelatihan membatik untuk kelompok perempuan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Progran PKH Perempuan Sadar wisata. ... Read more
Senin, 03 September 2012 20:28
Famtrip dan Pengukuhan Perempuan POKDARWIS Desa Wisata Kebonagung

Famtrip dan Pengukuhan Perempuan POKDARWIS Desa Wisata Kebonagung

Kebonagung, (7/7/2012), Harus kita sadari, bahwa peran perempuan dalam pengelolaan kawasan desa wisata sangatlah penting. Namun sayang, selama ini peran perempuan dalam kegiatan pengelolaan desa wisata belumlah optimal. Hingga sekarang, perempuan hanya berperan menjadi “bagian belakang” yang tidak memiliki peran strategis. Padahal produk yang mereka hasilkan menjadi salah satu andalan dalam produk wisata, seperti kuliner dan  seni kerajinan. D... Read more
Selasa, 24 Juli 2012 13:10
03
Jan
Kajian PRB-PB sebagai titik masuk Program PRB-PB Berbasis Masyarakat PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Tati   

Pelaksanaan kajian PRB-PB dilakukan di dua desa yaitu Bawuran dan Seloharjo dimulai pada tanggal 13 - 22 Agustus 2011 untuk kajian tingkat desa/perwakilan dari stakeholder. Peserta kajian terdiri dari pemerintah desa, PKK, Kader, Gapoktan, KWT, Kelompok Pengrajin, Kelompok Usaha, Kelompok Perempuan Usaha Mikro, ketua pemuda/Karang taruna, Ormas Keagamaan dan OPRB dengan merepresentasikan minimal 30% keterwakilan perempuan. Kajian PRB-PB diikuti oleh 65 peserta terdiri dari 28 peserta perempuan dan 36 peserta laki-laki.

Kajian PRB-PB pada kelompok rentan dilaksanakan pada tanggal 19 – 30 September 2011. Pelaksanaan di desa Bawuran di fokuskan pada 7 dusun dan di Seloharjo difokuskan tempatnya di 10 dusun. Jumlah peserta kajian kelompok rentan 240 orang terdiri dari 126 peserta perempuan dan 114 peserta laki-laki.

Proses kajian merupakan partisipatif dengan pendekatan PRA. Teknik yang digunakan FGD, diskusi peserta/curah pendapat, presentasi peserta kajian. Implementasi materi kajian meliputi :

  1. Analisis Pentagon Asset
  2. Analisis Ancaman dan Risiko Bencana
  3. Analisis Sejarah Kebencanaan
  4. Analisis Sejarah Sumber Penghidupan dan Sumber Penghidupan
  5. Transek
  6. Peta Ancaman Risiko Bencana dan Sumberdaya.
  7. SLA (Sustainable Livelihood Approach)

Proses Kajian PRB-PB pada kelompok rentan dipandu oleh pemandu lokal yang merupakan peserta kajian tingkat desa/perwakilan dari stakeholder untuk menyampaikan materi-materi PRB-PB. Pembelajaran yang diperoleh dalam kajian pada kelompok rentan :

“Dalam kajian mendapatkan hal yang terkesan yaitu membahas suatu masalah yang besar dan berat dilakukan dengan cara yang santai.”(Suyoto, Tegalrejo, Bawuran, Pleret)

“Adanya perubahan pola pikir tentang sumber penghidupan, setelah ada kajian tentang sumber pendapatan dan pengeluaran menjadi lebih berhati-hati/mengontrol dalam pengeluaran yang penting, sadar ternyata selama ini antara pendapatan dan pengeluaran minus sehingga ada semangat usaha lagi untuk menutup kekurangan tersebut.”

“Adanya tambahan wawasan/pengetahuan tentang bencana, menjadi tahu bahwa siap-siap menghadapi bencana itu sangat penting/lebih waspada terhadap ancaman bencana. Memberikan kesadaran kepada masyarakat yang rentan bahwa mereka hidup di daerah rawan bencana”.

“Lebih mengenal aset-aset/kondisi dusun karena selama ini tidak terpikirkan oleh sebagian warganya, seperti adanya pemanfaatan aset pekarangan untuk menanggulangi pencemaran lingkungan/ancaman sampah”. (Dusun Tegalrejo dan Bawuran 2)

“Setelah ada kajian terutama adannya ancaman pencemaran lingkungan di dusun Bawuran 1 sudah ada greget untuk mempehatikan lingkungan dusunnya, dengan adanya pelatihan pengolahan sampah kerjasama dengan Dinas Kesehatan”

“Adanya tambahan pengetahuan, pengalaman, semangat dan menjadi tahu lokasi-lokasi rawan bencana baik diwilayahnya sendiri maupun dusun lain”.

“Adanya harapan setelah kajian ada tindak lanjut dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat desa Seloharjo”.

“Mengikuti kajian bisa menyalurkan aspirasi”.

“Adanya perubahan pandai mengatur waktu karena tambah sibuk mengikuti kajian”

 

Hasil kajian berupa data desa/dusun, peta bencana dan sumberdaya yang dirangkum dalam dokumen hasil kajian.



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites